SMK Negeri 1 Rembang Senin, 29 April 2024 mengadakan kegiatan sosialisasi anti bullying untuk siswa kelas X. Kegiatan ini sebagai wujud SMK Negeri 1 Rembang menjadikan sekolah yang ramah anak, menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, aman, dan peduli terhadap siswa. Itulah yang sedang di gaung-gaungkan oleh pemerintah sesuai Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 8 Tahun 2014 tentang Kebijakan Sekolah Ramah Anak.
SMK Negeri 1 Rembang mengundang psikolog dari RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga yaitu Ibu Kurniasih Dwi Purwanti, M.Psi. Beliau menyampaikan banyak hal diantaranya memberikan penjelasan kepada peserta didik tentang pengertian bullying, contoh bullying, Pasal tentang bullying, dampak dari bullying. Hal itu dijelaskan sebagai pemahaman kepada siswa bahwa tindakan bullying/perundungan tidak dibenarkan karena dapat memberikan dampak negatif bagi korban bullying dan juga bagi pelaku bullying bisa terkena pasal/dihukum sesuai peraturan yang berlaku.
Kemudian Waka Kurikulum yaitu Ibu Uswatun Chasanah, S,Pd mewakili kepala sekolah dalam sambutannya. Beliau menyampaikan kegiatan ini sangat bagus dan penting bagi anak-anak karena permasalahan seperti ini lagi trend di kalangan anak-anak remaja, bisa kita lihat di media sosial banyak kasus tentang bullying di sekolah yang seharusnya sekolah menjadi tempat yang nyaman dan aman tapi malah menjadi tempat untuk tindak kekerasan, yang seharusnya itu tidak terjadi.
Beliau juga menyampaikan semoga kasus bullying/perundungan sudah tidak ada lagi di dunia pendidikan. Hal tersebut bisa terealisasi dengan adanya kerjasama dari semua pihak yaitu stake holder, guru, wali murid, dan masyarakat. Semoga dunia pendidikan di indonesia ramah bagi anak, STOP BULLYING, STOP PERUNDUNGAN, dan STOP KEKERASAN.
Berikut adalah lampiran Rekapitulasi Realisa
Seleksi PT Indomarco Prismatama di SMK Negeri 1 Rembang Diikuti 75 Peserta
<
SMK Negeri 1 Rembang, Purbalingga, Hari ini, Jumat (29/11), SMK Negeri 1 Rembang,